Dispora Kaltim Manfaatkan Asrama Atlet untuk Dukung Akses Hunian Mahasiswa
Portalkaltim.com, Samarinda – Langkah inovatif ditempuh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur dengan mengalihkan fungsi asrama atlet menjadi tempat tinggal bagi mahasiswa. Kebijakan ini digulirkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun sumber daya pemuda yang unggul dan berdampak bagi pembangunan daerah.
Kepala UPTD Pengelola Prasarana Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Junaidi, menjelaskan bahwa pihaknya telah memulai proses penyesuaian fasilitas agar bangunan empat lantai yang berada di kawasan kompleks olahraga itu siap digunakan secara maksimal oleh mahasiswa.
“Kami sudah mulai memindahkan beberapa peralatan yang diperlukan ke dalam asrama. Penyesuaian fasilitas terus kami upayakan agar layak dihuni,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).
Menurut Junaidi, dari sisi internal, kelayakan fasilitas dianggap telah memenuhi standar. Namun, ia tak menampik adanya pandangan berbeda dari sejumlah pihak yang menilai masih perlu peningkatan sarana. Menyikapi hal itu, Dispora pun menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan.
“Memang ada perbedaan pandangan soal kelayakan. Tapi kami tetap terbuka dan akan terus melengkapi fasilitas yang dianggap kurang,” tambahnya.
Asrama ini sebelumnya digunakan untuk menampung para atlet, baik dari Kalimantan Timur maupun dari luar daerah, saat berlangsungnya kejuaraan tingkat nasional. Dilengkapi dengan tempat tidur, AC, dan kamar mandi luar, gedung ini memiliki kapasitas mencapai 512 orang.
Terkait sistem pengelolaan, Dispora mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 20 Tahun 2020 yang mengatur tarif retribusi berdasarkan kategori penggunaan, seperti sosial, olahraga, hingga komersial. Biaya sewa ditetapkan mulai dari Rp60 ribu per orang, namun Dispora membuka kemungkinan pemberian keringanan atau pembebasan biaya bagi kalangan tertentu, termasuk mahasiswa.
“Kami masih menunggu regulasi sebagai dasar untuk bisa memberikan pembebasan retribusi. Tapi wacana itu sudah kami pertimbangkan dan akan dikonsultasikan lebih lanjut,” jelas Junaidi.
Inisiatif ini mencerminkan upaya Dispora Kaltim memperluas peran dan cakupan kerja mereka, dari yang semula terbatas pada pengembangan olahraga, kini merambah pada peningkatan kapasitas pemuda melalui penyediaan fasilitas pendukung pendidikan.
Menurut Junaidi, pemberian akses hunian yang layak bagi mahasiswa tak hanya membantu dalam aspek kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan akademik dan sosial.
“Bukan sekadar tempat tidur, kami ingin asrama ini jadi ruang yang mendorong semangat belajar dan kreativitas mahasiswa,” pungkasnya.
![]()










