Program Ibadah Gratis Kaltim Sentuh Semua Agama, Gelombang Pertama Siap Berangkat 2025
Portalkaltim.com, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan spiritual melalui Program Gratispol Generasi Emas.
Tidak hanya fokus pada pendidikan dan kesehatan, program ini turut mengakomodasi kebutuhan ibadah masyarakat lintas agama, termasuk perjalanan umrah dan wisata religi yang dibiayai penuh oleh negara.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Dasmiah, menyatakan bahwa program ini menyasar marbut masjid dan penjaga rumah ibadah non-muslim yang telah terverifikasi berpenghasilan di bawah UMR.
“Semua proses verifikasi sudah tuntas dan dasar hukumnya kuat,” ucap Dasmiah, merujuk pada Pasal 16 UU Ibadah Umrah dan dua undang-undang lainnya.
Pelaksanaan program dimulai pada 2025 dengan total peserta gelombang pertama sebanyak 896 orang. Jumlah ini akan meningkat di tahun berikutnya karena beberapa peserta belum memenuhi syarat dua tahun bertugas saat pendataan Desember 2024. Mereka akan diakomodasi di tahun-tahun berikutnya.
Destinasi ibadah religi pun beragam sesuai agama masing-masing. Muslim ke Makkah, Protestan ke Yerusalem, Katolik ke Vatikan, Hindu ke India, Budha ke Magelang, dan pemeluk Konghucu ke Tiongkok.
“Semua dijadwalkan secara bertahap hingga 2029,” jelas Dasmiah.
Pada 2026, jumlah peserta bertambah menjadi 1.360 orang. Di tahun 2027 hingga 2029, jumlah peserta stabil di kisaran 1.200-an orang per tahun. Untuk 2025, peserta lintas agama seperti Budha dan Konghucu juga dipastikan ikut.
“Tahun ini tiga peserta Konghucu dan 18 peserta Budha juga diberangkatkan,” tandas Dasmiah. (SH)
![]()







