Demi Swasembada Pangan
KUKAR – Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, makin serius dalam mendukung ketahanan pangan warganya.
Dengan lahan pertanian seluas 30 hektare, pemerintah desa mengambil langkah strategis untuk memastikan para petani bisa bekerja dengan lebih optimal.
Tak sekadar slogan, Pemerintah Desa (Pemdes) Loa Raya kini tengah mengusulkan bantuan alat dan bibit pertanian ke Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar sebagai bentuk dukungan nyata untuk para petani lokal.
“Ketahanan pangan masih jadi program prioritas tahun ini. Kami ingin petani di Loa Raya bisa bekerja lebih produktif dengan sarana yang memadai,” ujar Kades Loa Raya, Martin, Minggu (23/3/2025).
Menurut Martin, saat ini kelompok tani di desanya masih kekurangan alat-alat utama seperti mesin perontok padi dan traktor. Namun kabar baiknya, usulan yang diajukan Pemdes sudah mendapatkan respons positif dan dipastikan masuk dalam APBD Murni 2025.
“Alhamdulillah, usulan kami sudah disetujui dan masuk dalam anggaran. Semoga ini segera terealisasi untuk membantu para petani,” tambah Martin.
Tak hanya alat, bantuan bibit padi juga masuk dalam daftar permohonan, yang bertujuan untuk mendorong hasil panen lebih maksimal dan meningkatkan kualitas pertanian di desa tersebut.
Langkah ini bukan hanya soal produksi pangan, tapi juga tentang meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat kemandirian desa, dan tentu saja, mendukung target swasembada pangan nasional.
Martin pun berharap bahwa program ini bisa membawa perubahan positif bagi seluruh masyarakat desa.
“Kalau petani sejahtera, desa pasti ikut maju. Harapan kami, dengan adanya bantuan ini, hasil pertanian makin bagus dan pendapatan petani pun meningkat,” tutupnya. (ADV/KominfoKukar)










