DP3A Kukar Luncurkan Layanan SAPA 129

Plt. Kepala DP3A Kukar, H. Hero Suprayetno

KUKAR – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara terus memperkuat komitmennya dalam melindungi perempuan dan anak dari kekerasan. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah peluncuran layanan aduan cepat SAPA 129.

Peluncuran layanan ini dilakukan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Ballroom Hotel Grand Fatma, Tenggarong, pada Jumat, (7/3/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Diskominfo dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta Lurah dan Camat yang turut mendukung penuh hadirnya layanan ini.

Plt. Kepala DP3A Kukar, H. Hero Suprayetno, menyampaikan bahwa SAPA 129 diharapkan mampu mempercepat proses pelaporan dan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, sehingga mereka bisa mendapatkan perlindungan yang lebih optimal.

“Peluncuran layanan SAPA 129 di Kukar ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus kekerasan serta memberikan perlindungan optimal bagi korban,” ujar Hero.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan layanan ini. Menurutnya, keberadaan SAPA 129 merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin keamanan perempuan dan anak.

“Atas nama pemerintah daerah, khususnya DP3A Kukar, kami sangat mengapresiasi layanan SAPA 129,” tambahnya. Ia menyebut layanan ini sebagai salah satu inovasi penting dalam sistem perlindungan sosial di daerah.

Dengan hadirnya SAPA 129, DP3A Kukar ingin menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang perempuan dan anak tanpa rasa takut akan kekerasan dalam bentuk apa pun.

Hero juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menangani dan melaporkan kasus kekerasan. Ia berharap layanan SAPA 129 bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh warga yang membutuhkan bantuan.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya melaporkan dan menangani kasus kekerasan secara cepat dan tepat, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi perempuan dan anak,” pungkasnya.(ADV/KominfoKukar)