Kristian Hasmadi Prihatin dengan Rendahnya Serapan Anggaran Kutim 2024
Kutai Timur – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur, Kristian Hasmadi, menyampaikan keprihatinannya terhadap rendahnya serapan anggaran Kabupaten Kutai Timur tahun 2024.
Dengan total anggaran mencapai Rp14,8 triliun, Kristian pesimis serapan anggaran dapat maksimal di akhir tahun. Hingga November 2024, serapan anggaran baru mencapai sekitar 29%, yang menurutnya menunjukkan bahwa target serapan anggaran hanya akan mencapai 50% pada akhir tahun.
“Serapan anggaran kita baru mencapai 29% di bulan November ini, dan saya rasa paling maksimal hanya akan mencapai 50% pada akhir tahun. Proyek yang dikejar-kejar di akhir tahun sering kali kualitasnya dipertanyakan,” ungkap Kristian.
Kristian menjelaskan bahwa meskipun satuan perangkat kerja daerah (SKPD) melakukan percepatan pengerjaan proyek dalam dua bulan terakhir, ia meragukan efektivitasnya. Hal ini karena pengerjaan proyek yang terburu-buru bisa berisiko terhadap kualitas hasilnya.
Ia juga mengidentifikasi beberapa faktor yang diduga menyebabkan rendahnya serapan anggaran, seperti banyaknya pegawai yang melakukan perjalanan dinas dan bimbingan teknis di luar daerah, serta penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja.
“Saya melihat banyak pegawai yang harus keluar daerah untuk perjalanan dinas dan bimbingan teknis. Selain itu, penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja juga menjadi masalah,” tuturnya.
Kristian berharap agar pemerintah daerah dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap masalah ini agar serapan anggaran dapat lebih optimal pada tahun-tahun mendatang. (SH/ADV)
![]()










