Tantangan Laporan Progres Kerja Sama Jadi Fokus Bidang Kerja Sama Kutai Timur
Kutai Timur – Bidang Kerja Sama Sekretariat Kabupaten Kutai Timur terus menghadapi kendala utama terkait kelancaran laporan progres dari perjanjian kerja sama yang telah dijalankan.
Kepala Bagian Kerja Sama, Ardiyanto Indra Purnomo, mengungkapkan bahwa kurangnya laporan dari pihak terkait seringkali menjadi hambatan dalam proses evaluasi.
“Setelah MOU ditandatangani antara bupati atau rektor, progres perjanjian kerja sama seringkali tidak dilaporkan. Kami harus turun langsung untuk mengecek ke lembaga terkait,” katanya.
Ardiyanto juga menambahkan bahwa ketidaktepatan waktu dalam penyampaian laporan menjadi masalah lain.
“Kadang laporan harus selesai dalam seminggu, tetapi dokumen pendukung baru dikumpulkan beberapa hari sebelumnya, yang sering berbenturan dengan tugas pimpinan yang mendesak,” jelasnya.
Menghadapi tantangan tersebut, Bidang Kerja Sama terus meningkatkan koordinasi dan pengawasan guna memastikan semua kerja sama dapat berjalan sesuai target dan memberikan dampak yang maksimal bagi daerah.adv
![]()









