DPRD Kutim Dorong Percepatan Infrastruktur Air Bersih di Wilayah Pesisir
Kutai Timur – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Kutai Timur, Pandi Widiarto, menyatakan bahwa infrastruktur air bersih di sejumlah wilayah Kutai Timur masih perlu perhatian serius, meskipun daerah ini telah berdiri selama 25 tahun.
Pandi menyoroti wilayah Kecamatan Sangkulirang dan Teluk Pandan sebagai contoh daerah yang masih mengalami kendala dalam akses air bersih.
“Banyak daerah seperti Sangkulirang dan Teluk Pandan yang hingga kini masih kesulitan mendapatkan air bersih. Meski sudah ada pipanisasi di Teluk Pandan, air bersih tetap sulit diakses,” ungkapnya pada Sabtu (16/11/2024).
Menurut Pandi, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur harus segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung akses air bersih, khususnya di daerah pesisir.
Ia mencontohkan Kota Bontang yang telah mempersiapkan instalasi pengolahan air, meskipun air dari bekas tambang Indominco belum sepenuhnya sampai ke daerah tersebut.
“Pemerintah harus lebih sigap menyiapkan infrastruktur seperti di Teluk Pandan. Kita sudah 25 tahun berdiri, tapi masih banyak wilayah yang belum merasakan akses air bersih,” tegasnya.
Keterbatasan anggaran disebut menjadi alasan lambatnya pembangunan infrastruktur air bersih di beberapa wilayah. Namun, Pandi mendesak agar pemerintah segera bergerak dengan pola jemput bola demi menjawab kebutuhan mendesak masyarakat akan air bersih. (SH/ADV)
![]()










