Yan Khawatir Silpa APBD Membengkak di Tahun 2024

Kutai Timur – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur, Yan, mengungkapkan kekhawatirannya terkait membengkaknya sisa lebih pembayaran anggaran (Silpa) pada APBD tahun 2024.

Meskipun anggaran APBD Kutim tahun 2024 mengalami peningkatan signifikan, realisasi anggaran hingga November 2024 masih tergolong rendah.

Yan menyebutkan bahwa Silpa dari tahun lalu yang mencapai Rp4 triliun turut masuk dalam APBD tahun ini, namun realisasi anggaran murni hingga November ini baru mencapai 29%.

“Silpa tahun kemarin sekitar Rp4 triliun masuk ke tahun 2024, dan hingga bulan 11 ini, anggaran murni belum habis. Dengan kondisi ini, saya perkirakan serapan anggaran hanya akan mencapai 60% di akhir tahun,” ungkap Yan.

Yan menyoroti lambatnya pencairan anggaran di awal tahun, termasuk pencairan gaji pegawai dan anggota DPRD yang baru terealisasi pada bulan Maret. Selain itu, proyek-proyek baru mulai dikerjakan pada bulan Juni, yang menurutnya menghambat optimalisasi serapan anggaran.

“Evaluasi harus dilakukan, karena seharusnya pengerjaan proyek bisa dimulai lebih awal. Hal ini menunjukkan adanya kesalahan dalam perencanaan, dan kita perlu belajar dari pengalaman ini untuk meningkatkan pengelolaan anggaran di masa depan,” tambahnya.

Yan berharap agar pemerintah daerah lebih proaktif dalam pengelolaan anggaran dan memperbaiki perencanaan serta pelaksanaan anggaran untuk menghindari pembengkakan Silpa yang merugikan daerah.(SH/ADV)

Loading


Warning: Attempt to read property "term_id" on false in /home/porn5411/public_html/wp-content/themes/umparanwp/widget/widget-collection.php on line 7