Pemkab Kutai Timur Gelar Festival Seni Budaya Islami dalam Rangka HUT ke-25
Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) merayakan hari jadi ke-25 dengan menggelar Gebyar Festival Seni Budaya Islami yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat.
Acara yang penuh dengan semangat kebudayaan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian budaya Islami serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mengapresiasi seni budaya tersebut.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Poniso Suryo Renggono, dalam wawancaranya dengan tim media mengungkapkan apresiasinya terhadap acara tersebut.
“Acara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati ulang tahun Kabupaten Kutai Timur yang ke-25. Ini adalah kesempatan bagi masyarakat kita, terutama anak-anak, untuk mempresentasikan budaya Islami,” katanya.
Festival yang digelar selama tiga hari ini menampilkan berbagai kegiatan, seperti pertunjukan Habsy dan Qosidah. Selain itu, berbagai lomba yang menarik juga diadakan untuk menambah semarak acara.
“Tema festival ini adalah budaya, dengan fokus pada Habsy, Qosidah, dan Pesta Islami. Lomba-lomba juga akan berlangsung selama tiga hari,” tambah Poniso.
Poniso berharap acara ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi mereka dalam bidang seni dan budaya Islami.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan semangat dan inovasi bagi anak-anak yang berbakat dalam Habsy, Qosidah, serta seni budaya lainnya,” ujarnya.
Poniso juga menekankan bahwa acara ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat.
“Acara ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga milik masyarakat. Kami ingin mengisi kegiatan positif yang dapat memberikan manfaat bagi anak-anak kita, agar mereka tidak hanya tertarik pada media sosial, tetapi juga aktif dalam kegiatan yang bermanfaat dan dapat membawa nama baik Kabupaten Kutai Timur hingga ke tingkat provinsi,” tandasnya.ADV
![]()









