Asti Mazar Kritik Kehadiran Perwakilan Tidak Kompeten di RDP: Hambatan bagi Pengambilan Keputusan Efektif

DPRD Kutim, Asti Mazar.

SANGATTA – Asti Mazar, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kutai Timur, mengkritik efektivitas Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sering terganggu oleh kehadiran perwakilan yang kurang kompeten. Ia menyatakan bahwa hal ini kerap mengakibatkan kebingungan dalam diskusi dan penerapan kebijakan.

“Mereka akan lempar tanggung jawab? Oh pasti, dan itu akan ada pertemuan berikutnya lagi ntar, jadinya tidak ada selesainya,” ujar Asti, ia menyoroti kecenderungan penundaan keputusan dan pengulangan pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) akibat perwakilan yang tidak mampu menyampaikan kebijakan dengan tepat sesuai bidangnya.

Asti Mazar menekankan bahwa kehadiran perwakilan yang kurang kompeten dalam rapat dapat menghambat pengambilan keputusan yang efektif. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kehadiran langsung pejabat berwenang dan berkapasitas sesuai dengan topik yang dibahas.

“Dalam rapat, ini bukan kapasitas saya,” ujarnya, Asti juga menekankan bahwa partisipasi yang tepat dan efektif dari individu yang benar-benar kompeten dalam bidangnya sangat penting untuk keberhasilan rapat dan pengambilan keputusan.

Dengan demikian, Asti Mazar menyoroti perlunya peningkatan kualitas dan kesesuaian perwakilan yang hadir dalam setiap RDP, sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengambilan keputusan serta pelaksanaan kebijakan di Kabupaten Kutai Timur.

Asti Mazar khawatir terhadap tingkat efektivitas rapat dengar pendapat yang terganggu oleh kehadiran perwakilan yang tidak sesuai dengan bidangnya, serta menegaskan pentingnya partisipasi yang tepat dan efektif dari mereka yang memiliki kapasitas dan kompetensi yang sesuai dengan topik yang dibahas. ADV

Loading