Proyek Tahun Jamak di Kutim Terancam Mangkrak, DPRD Sorot Lambatnya Lelang dan Kualitas Kontraktor

DPRD Kutim, Faizal Rachman.

Sangatta – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Faizal Rachman, geram dengan lambatnya proses lelang proyek tahun jamak di wilayahnya. Ia menilai, keterlambatan ini berpotensi menghambat penyelesaian proyek tepat waktu dan berimbas pada kualitas hasil pembangunan.

“Proses lelang yang seharusnya bisa dilakukan lebih awal dengan koordinasi yang baik antara Dinas Perhubungan dan LPSE, malah baru dilaksanakan pada bulan Agustus-September,” ungkap Faizal dengan nada kecewa.

Keterlambatan lelang ini berakibat pada keterlambatan dimulainya pekerjaan proyek. Faizal memprediksi proyek tahun jamak di Kutim kemungkinan tidak akan selesai tepat waktu di tahun 2024 ini.

“Meskipun SKPD terkait masih yakin akan selesai tepat waktu, kami harap mereka bisa benar-benar menyelesaikannya,” tegas Faizal.

Selain lambatnya lelang, Faizal juga menyoroti profesionalisme kontraktor yang terlibat dalam proyek tahun jamak. Ia menekankan pentingnya kontraktor memiliki modal sendiri yang kuat, tidak mengandalkan modal pinjaman, dan memiliki alat kerja yang memadai untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai target.

“Kontraktor juga harus profesional dan memiliki komitmen tinggi untuk menyelesaikan proyek dengan kualitas terbaik,” tandasnya.

Faizal menegaskan bahwa DPRD Kutim akan melakukan evaluasi terkait lambatnya lelang dan kualitas kontraktor dalam proyek tahun jamak. Ia berharap koordinasi dan profesionalisme dapat ditingkatkan untuk memastikan penyelesaian proyek tepat waktu dan berkualitas baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara maksimal.ADV

Loading