RDP dan MoU Jadi Kunci Kolaborasi, Wakil Ketua DPRD Kutim Ajak Semua Pihak Bersinergi untuk Perlindungan Anak
SANGATTA – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kutai Timur, Asti Mazar, bertekad untuk memperkuat perlindungan hak anak dengan mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) yang melibatkan berbagai pihak terkait. Langkah ini diambil setelah diskusi dengan pengurus Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), yang menekankan perlunya koordinasi yang lebih baik antarinstansi dalam menZangani isu perlindungan anak.
“Mudah-mudahan tindak lanjut dari pertemuan ini, kita akan adakan rapat dengar pendapat (RDP) permintaan dari pengurus LPAI untuk mengundang pihak-pihak terkait. Mungkin nanti kita akan mengundang dari pihak kepolisian, Kapolres, Polres Kutai Timur, kemudian juga dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, bagian hukum, dan sebagainya,” ucap Asti Mazar.
RDP ini dirancang untuk menyelaraskan persepsi dan tanggung jawab semua pihak terkait dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan mereka. Asti Mazar menegaskan pentingnya kolaborasi antara LPAI, kepolisian, dan dinas terkait agar tidak terjadi lagi pengalihan tanggung jawab saat menghadapi kasus-kasus yang melibatkan anak-anak di masyarakat.
“Kita akan menyampaikan mungkin menyatukan persepsi, sama-sama apa tugas LPAI, apa tugas Polres, apa tugas dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Ketika ada hal-hal di masa depan yang terjadi di masyarakat, ini untuk pemenuhan hak-hak anak kita, perlindungan anak-anak kita. Karena jangan sampai ada masalah, biasanya itu saling melempar bola, saling melempar tanggung jawab,” ujar Asti.
Pada rapat tersebut, Asti Mazar mengharapkan tercapainya kesepakatan bersama yang akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU). Kesepakatan ini diharapkan menjadi panduan formal bagi semua pihak dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka dengan cara yang lebih terstruktur dan jelas.
“Kita akan menyamakan persepsi sama-sama, ini tugas LPAI, ini tugas Polres, ini tugas dari dinas-dinas terkait, dan membuat insya Allah kesepakatan bersama MoU yang akan kita sepakati dalam rapat tersebut,” jelasnya.
Dengan langkah ini, Asti Mazar berharap perlindungan terhadap anak-anak di Kutai Timur dapat lebih ditingkatkan, memastikan hak-hak mereka terpenuhi dan memberikan perlindungan maksimal dari berbagai ancaman. ADV
![]()










