Asti Mazar Dorong Kolaborasi dan Rapat Dengar Pendapat, Kutim Targetkan Predikat Nindya dalam KLA 2024
SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur berambisi meraih predikat Nindya dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun ini, setelah sebelumnya berada di kategori di bawahnya pada 2023. Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Asti Mazar, menegaskan pentingnya kolaborasi intensif dari semua pihak terkait untuk mencapai target tersebut.
“Kita juga lagi target KLA, tapi kita akan nindya. Kita target Kabupaten Kutai Timur ini di predikat Nindya. Kalau kemarin 2023 kita masih di bawahnya Nindya. Nah, ini juga harus digenjot habis-habisan,” ungkap Asti.
Sebagai langkah menuju predikat Nindya, Mazar mengusulkan penyelenggaraan rapat dengar pendapat (RDP) yang akan melibatkan seluruh pihak terkait untuk membahas strategi dan langkah-langkah yang diperlukan.
“Salah satunya tadi, kita akan RDP karena itu belum pernah ada pertemuan semacam itu, untuk membagi tugas masing-masing. Kalau tidak begitu ya saling melempar bola, akan saling lari daripada tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menekankan perlunya pembagian tugas yang jelas untuk menghindari tumpang tindih dan saling lempar tanggung jawab di antara pihak-pihak terkait.
“Kadang-kadang karena kebetulan ketua LPAI ini Wakil Ketua DPR, padahal itu tugas dinas terkait. Nah, yang dibutuhkan tadi salah satunya yang mereka sampaikan di situ butuh rumah aman,” ucapnya.
Asti menambahkan bahwa jika diperlukan, anggaran akan disediakan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut. “Kalau memang kita bisa anggarkan kenapa nggak, sepanjang itu dibutuhkan untuk masyarakat apalagi untuk perlindungan anak-anak kita,” jelasnya.
Dengan semangat kerja sama dan koordinasi yang baik, diharapkan Kabupaten Kutai Timur dapat mencapai predikat Nindya dalam KLA dan terus meningkatkan kualitas hidup anak-anak di daerahnya.ADV
![]()










