Tentang Proyek MYC, Agusriansyah Ridwan: Jangan Ikut Berkomentar Jika Tidak Memahami Aspek Teknisnya
SANGATTA – Beredarnya kabar simpang siur terkait kegagalan proyek Multiyears Contract (MYC) di Kabupaten Kutai Timur mendapat tanggapan tegas dari Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, Agusriansyah Ridwan.
Ia menilai bahwa komentar-komentar yang beredar mengenai teknis proyek seharusnya tidak dilontarkan oleh pihak yang tidak berkompeten.
“Kalau soal pekerjaan itu kan teknis, kita kan tidak bisa menjawab. Malah lucu kalau saya yang menjawab persoalan itu. Tidak maksud ikut terlibat dalam teknis,” ujar Agusriansyah.
Menurutnya, memberikan komentar terkait aspek teknis tanpa pengetahuan yang memadai justru memperkeruh suasana dan tidak memberikan solusi.
Agusriansyah menambahkan bahwa pihak yang bukan eksekutif sebaiknya tidak berkomentar tentang hal-hal teknis karena bisa menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat.
“Makanya lucu juga kalau ada yang berani berkomentar soal teknis, padahal dia bukan eksekutif. Itu malah terlalu politis,” tegasnya. Ia menilai bahwa komentar-komentar seperti itu tidak memiliki orientasi yang jelas dan hanya menambah kebingungan.
Lebih lanjut, Agusriansyah menegaskan bahwa pengawasan proyek MYC tetap berjalan dan dia percaya bahwa pemerintah daerah dan dinas teknis terkait memiliki kompetensi untuk menangani proyek-proyek tersebut.
“Kami dari DPRD terus memantau perkembangan proyek. Kalau ada yang tidak berjalan, tentu kami akan tanyakan kepada dinas teknis apa kendalanya,” tambahnya.
Agusriansyah juga berharap agar masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh komentar-komentar yang tidak berdasar.
“Menurut saya kita juga nggak ngerti orientasinya ke mana,” ujarnya, menekankan pentingnya informasi yang akurat dan berdasarkan fakta.
Dengan pernyataan ini, Agusriansyah ingin memastikan bahwa proyek MYC berjalan sesuai rencana dan dia meminta semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam memberikan komentar yang tidak memiliki dasar teknis yang kuat.
Hal ini penting untuk menjaga kondusivitas dan fokus pada penyelesaian proyek sesuai dengan target yang telah ditetapkan. ADV
![]()










