Pengemis Menjamur, Yan Sebut Perlu Sosialisasikan Regulasi Dilarang Memberi Pada Pengemis

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur Yan
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur Yan

Sangatta – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur, Yan, mengungkapkan keprihatinannya terkait maraknya pengemis di wilayah tersebut. Yan menyoroti kurangnya peneguhan aturan terkait memberi bantuan kepada pengemis, sehingga menyebabkan fenomena ini terus berlangsung.

Menurutnya, sosialisasi yang kurang mengenai regulasi yang mengatur untuk larangan memberikan bantuan apapun kepada pengemis ini juga meningkatkan sumber daya manusia yang malas.

Untuk itu, ia meminta kepada perangkat daerah terkait bersama Dinas Sosial untuk dapat mensosialisasikan regulasi tersebut di masyarakat, sehingga dapat terjadi pemutusan rantai yang tidak berkesudahan ini di Kutai Timur.

“Saya sarankan agar dilakukan sosialisasi tentang aturan yang melarang memberi bantuan kepada pengemis. Hal ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan masyarakat memahami dan mematuhi aturan ini. Kita bisa memasang informasi di setiap lampu merah sebagai langkah konkrit untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat,” ungkap Yan.

Dalam keterangannya, Yan menjelaskan bahwa upaya peneguhan aturan ini bukan bermaksud untuk bersikap tidak berbelas kasihan, melainkan untuk mengurangi jumlah pengemis dan mendorong mereka untuk mencari pekerjaan yang lebih layak.

“Bukan bermaksud kita jahat, tetapi kita perlu mempertegas aturan ini untuk kebaikan bersama. Pengemis kebanyakan memang ada, tapi kita perlu mempertegas saja soal peraturan. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih fokus memberikan bantuan kepada lembaga atau program yang secara lebih efektif dapat membantu mereka,” tambahnya.

Yan berharap bahwa melalui sosialisasi dan peneguhan aturan, masyarakat akan lebih sadar dan berpartisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berdaya. Artikel ini mencerminkan keprihatinan Yan terhadap fenomena pengemis yang perlu ditanggulangi melalui langkah-langkah preventif dan edukatif.ADV

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!