Kesbangpol Kutim Sosialisasikan Pendidikan Bagi Kaum Disabilitas

Staf Ahli Bidang Perekonomian Pembangunan dan Keuangan, Sulastin
Staf Ahli Bidang Perekonomian Pembangunan dan Keuangan, Sulastin

Sangatta – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kutai Timur menggelar Sosialisasi Pendidikan Politik dengan tema meningkatkan peran dan partisipasi kaum disabilitas pada pemilu serentak tahun 2024.

Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang politik kepada masyarakat, terutama kaum disabilitas, agar mereka dapat berpartisipasi aktif dalam memastikan kelancaran pemilu serentak tahun 2024.

Turut hadir Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Timur, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kutai Timur, serta beberapa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kutai Timur yang dilibatkan.

Dalam kesempatan itu, sebanyak 70 siswa-siswi dari SLB Negeri Kutai Timur, SLB Bahasa Kasih, dan binaan Dinas Sosial Kutai Timur turut hadir dalam acara ini.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman diwakili oleh Staf Ahli Bidang Perekonomian Pembangunan dan Keuangan, Sulastin menjelaskan bahwa hak kaum disabilitas adalah hak kesetaraan terdapat dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas.

“Supaya pemilu ini berjalan dengan baik, kaum disabilitas perlu diberikan pemahaman tentang hak dan tanggung jawab dalam pemilu serentak 2024,” ungkapnya saat sambutan sekaligus membuka acara tersebut.

Kaum disabilitas sering kali terabaikan dalam politik dan terancam tidak dapat memenuhi kewajibannya dan mendapat haknya dalam pemilihan umum. Entah akibat sulitnya lokasi bagi disabilitas, tidak adanya fasilitas memadai untuk menunjang untuk turut berpesta demokrasi yang sama seperti masyarakat umum.

Terkadang para disabilitas menghadapi banyak kendala, yang mengharuskan mereka meminta bantuan kepada orang lain untuk menyuarakan haknya dalam Pemilu. Para penyandang disabilitas membutuhkan aksesibilitas fisik dan nonfisik, serta dukungan dalam komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Salah satu aspek penting dalam memenuhi hak politik kaum disabilitas adalah memberikan akses, seperti pendidikan pemilu, dan menyediakan informasi terkait pemilu, seperti peraturan pemilu, visi dan misi calon, serta program yang ditawarkan oleh kandidat,” papar sulastin.ADV

Loading

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!