Bansos Masih Sering Salah Sasaran, Budi Mulia Harap Penggunaan Bansos Tepat

Plt Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Budi Mulia memberikan bantuan baik berupa uang, barang maupun lainnya.
Plt Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Budi Mulia memberikan bantuan baik berupa uang, barang maupun lainnya.

SANGATTA – Indonesia saat ini baru saja bangkit dari keterpurukan usai pandemi dan sekarang ini fokus dalam penanggulangan inflasi akibat naiknya harga BBM sejak September 2022 lalu.

Banyaknya bantuan sosial yang telah luncurkan baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun dari pemerintah kabupaten/kota yang berupaya memberikan bantuan baik berupa uang, barang maupun yang  lainnya.

Plt Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Timur , Budi Mulia menerangkan bahwa ketentuan mengenai bansos diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial. Peraturan ini mengubah UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.

Banyak masyarakat selama ini menyalah artikan bansos berupa uang yang seharusnya dipakai untuk memenuhi kebutuhan seperti bahan pokok, justru dipakai untuk ‘jajan’ bisa berupa rokok, atau dipakai untuk jalan-jalan dan berlibur ke tempat wisata.

“Padahal menurut UU tadi, bansos merupakan bantuan berupa uang, barang, atau jasa kepada individu, keluarga, kelompok atau masyarakat miskin, tidak mampu, dan atau rentan terhadap risiko sosial,” ucapnya, Kamis (1/12/2022).

Pengertian ini juga dijelaskan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai.

Jika dari pengertian diatas, penerima bansos juga bisa diartikan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya seperti makan. Artinya selama ini bansos banyak yang salah sasaran, dan menyasar masyarakat yang sebenarnya mampu atau berkecukupan.

“Kita akui sebenarnya di Kutim juga ada beberapa kali yang salah sasaran, hanya seiring dengan berjalannya waktu kita terus laku validasi dan verifikasi data penerima, agar tidak salah sasaran lagi,” terangnya.

Finalisasi data penerima bantuan di Kutim saat ini sudah rampung, dan akan dilaunching pada Minggu (4/12/2022) nanti. Penerima bantuan ini berupa uang tunai yang akan ditransfer melalui Bank Kaltimtara kepala masyarakat miskin, driver ojek online (ojol) dan sopir angkutan kota (angkot).

Ia berharap bantuan kali ini bisa tepat dan dapat digunakan dengan semestinya seperti yang telah ia paparkan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!