Atasi Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Disperindag Kutim Kerja Sama dengan PT Pertamina

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bekerjasama dengan PT.Pertamina, menggelar Operasi pasar.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bekerjasama dengan PT.Pertamina, menggelar Operasi pasar.

SANGATTA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bekerjasama dengan PT.Pertamina, menggelar Operasi pasar.

Operasi pasar ini dilakukan Disperindag Kutim karena terjadinya kelangkaan tersedianya Gas LPG 3 Kilogram di Sangatta, khususnya Sangatta Utara.

Operasi pasar tabung gas LPG 3 Kg berlangsung di Halaman Kantor Camat Sangatta Utara.

Kepala Disperindag Kutim, Zaini melalui Plt. Sekretaris Disperindag Kutim Pasombaran mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan PT. Pertamina, mengatasi kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Kecamatan Sangatta Utara dan beberapa kecamatan lainnya.

“Kita melibatkan beberapa agen, sementara saat ini 2 agen untuk membantu, melancarkan dan memudahkan kegiatan ini,” ujar Pasombaran.

Pasombaran menjelaskan bagi warga yang mau membeli gas di operasi pasar, cukup membawa uang pas senilai Rp 21.000 dan fotokopi KTP. Setiap pembeli hanya boleh menukarkan maksimal dua tabung gas dalam sekali pembelian.

“Biar semua kebagian, jadi satu orang cuman bisa menukarkan dua tabung gas dan tidak boleh di jual,” ucapnya.

Sementara itu, Ismail, Agen tabung gas 3 kg PT Haedir Ismail Bersaudara mengatakan pihaknya telah menyediakan 250 tabung gas dalam operasi pasar.

“Sementara arahannya hanya 250 tabung saja, kedepannya kalau ada arahan dari Pertanian dan Disperindag, kami pas akan mengadakan lagi operasi pasar ini,” terangnya.

Nasir yang juga selaku agen tabung gas 3 Kg PT. Badjuber Bersaudara mengatakan pihaknya menyediakan 560 tabung gas.

“Ini kita sudah siapkan tabungnya,kalau masih kurang, itu tergantung Kadis tinggal komunikasi aja sama Pertamina soal penambahannya dan kita jual per tabung harganya Rp. 21.000 sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!